Jodoh itu Kamu

Seseorang mungkin boleh berencana, akan tetapi Allah yang menentukan. Allah maha penyayang diantara para penyayang, dimana Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya. Meski terkadang kita sebagai manusia menyesal saat mendapatkan apa yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Namun, pada akhirnya kita tahu bahwa semua ada hikmah-Nya dan inilah jalan terbaik

Masih mengingat nasihat dari sahabat, mencari pasangan tak semudah membalikkan telapak tangan. Dan terkadang saat aku bertanya kepada salah seorang sahabat, dia malah memberikan ekspresi bahwa jodoh itu selalu ada dan untuk saat ini kita memang harus meraih sebuah cita. Jalan hidup masih panjang dan saat ini adalah waktunya kita berjuang terlebih dahulu. Makna berjuang yang dimaksud bukan  merakit bom dan membuat histeris. Namun, berjuang untuk memerangi kebodohan dan melanjutkan hidup untuk masa depan. Meraih mimpi yang belum dijemput.

Dimana jodohku?? Ya, setiap hati manusia yang tersembunyi pasti terbesit pertanyaan sekecil ini. Setiap manusia diciptakan Allah secara berpasang-pasangan. Jodoh itu senantiasa dekat dan tinggal bagaimana kita dapat menjemputnya. Boleh jadi yang kita temui meski sekejap menjadi jodoh kita. Atau, mungkin saja orang yang kita benci menjadi seseorang yang kita cintai.

Hidup itu terlalu singkat untuk tidak berbuat, sehingga kita memang harus berdoa, berusaha, iktiar semoga kita mendapat jodoh yang mampu membuat kita semakin mencintai-Nya

Apa ini terlalu muluk untuk segera move on dari perasaan sedih atau hanya sekedar menghibur hati yang mulai lelah, semoga saja bisa istiqamah. aku ataupun kamu kita sama sama memperbaiki diri, menuntaskan kewajiban yang masih bertebaran dimana-mana.

maafkan hati ini yang selalu menikmati kekhilafan tanpa pernah berkaca dan bersyukur.

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Copyright © / Path of Nona Ve's

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger